Pencarian Korban Diterkam Buaya di Halmahera Selatan Memasuki Hari Kedua, Tim SAR Amankan Sejumlah Buaya
HALSEL, Harian-timur.com Upaya pencarian terhadap korban yang diterkam buaya di kali inggoi rawabadak Desa amasing Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, hingga kini masih terus dilakukan. Memasuki hari kedua pencarian, korban belum juga ditemukan, meski tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran secara intensif di lokasi kejadian dan sekitarnya.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta dibantu oleh masyarakat setempat. Pencarian difokuskan pada area sungai, muara, dan perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat sebelum diterkam buaya.
Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet, alat keselamatan air, serta pemantauan visual di sepanjang bantaran sungai. Namun, medan yang cukup sulit, arus air yang keruh serta kondisi perairan yang dikenal sebagai habitat buaya, namun tidak menjadi kendala utama dalam proses pencariani.
Meski korban belum berhasil ditemukan, tim gabungan berhasil mengamankan beberapa ekor buaya yang berada di sekitar lokasi kejadian. Buaya-buaya tersebut diamankan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya korban tambahan, baik dari petugas SAR maupun warga yang beraktivitas di sekitar sungai.
“Kami masih fokus pada pencarian korban. Sejumlah buaya yang berada di sekitar lokasi telah diamankan demi keselamatan bersama,” ujar salah satu anggota tim SAR di lapangan.
Pihak kepolisian dan pemerintah daerah juga telah mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sungai, termasuk mandi, memancing, maupun menyeberang, hingga proses pencarian dinyatakan selesai dan kondisi dinilai aman.
Peristiwa ini menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya buaya, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap terjadi di wilayah Halmahera Selatan. Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah serius, termasuk pemetaan wilayah rawan buaya, pemasangan papan peringatan, serta edukasi kepada masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan koordinasi untuk memperluas area pencarian dan melanjutkan operasi sesuai prosedur keselamatan. (Nabil/red)






