Mobil Hasil Eksekusi Telah Tiba di Kantor BCA Finance Manado, Aril Bantah Informasi Sepihak yang Beredar

cd5ff391-1c79-43ff-bc16-e3390ea89474

HALSEL, Harian-Timur.com – Mobil yang sebelumnya dieksekusi oleh pihak debt collector di wilayah Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, kini telah berada di Kantor BCA Finance Manado. Hal tersebut disampaikan oleh Aril melalui sambungan telepon kepada wartawan, yang menjelaskan bahwa kendaraan tersebut telah dikembalikan sesuai prosedur dan saat ini berada dalam penguasaan pihak perusahaan pembiayaan.

Menurut Aril, berbagai informasi yang beredar di sejumlah media online terkait proses penarikan kendaraan tersebut dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang muncul selama beberapa hari terakhir lebih banyak bersumber dari satu pihak sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Mobil yang dieksekusi beberapa hari lalu di Obi sudah dikembalikan dan saat ini telah berada di Kantor BCA Finance Manado. Jadi perlu saya sampaikan bahwa informasi yang berkembang selama ini tidak semuanya benar karena hanya berdasarkan keterangan dari satu pihak saja,” ujar Aril.

Ia menjelaskan bahwa proses penarikan kendaraan dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku dalam dunia pembiayaan dan bukan dilakukan secara sembarangan. Karena itu, dirinya berharap masyarakat dapat memahami persoalan tersebut secara utuh sebelum mengambil kesimpulan.

Lebih lanjut, Aril menilai bahwa munculnya berbagai opini dan tudingan di media sosial maupun media online perlu disikapi secara bijak. Menurutnya, setiap persoalan yang berkaitan dengan pembiayaan kendaraan memiliki aturan serta prosedur yang harus dihormati oleh semua pihak.

“Kami berharap masyarakat tidak langsung percaya terhadap informasi yang belum tentu lengkap. Sebaiknya menunggu penjelasan dari semua pihak agar berita yang berkembang dapat berimbang dan tidak merugikan pihak tertentu,” katanya.

Kasus penarikan kendaraan di Pulau Obi tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai pemberitaan yang mempertanyakan proses eksekusi kendaraan oleh pihak debt collector. Berbagai pendapat dan tanggapan pun bermunculan dari masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Namun dengan telah diamankannya kendaraan tersebut di Kantor BCA Finance Manado, Aril berharap polemik yang berkembang dapat dilihat secara objektif dan berdasarkan fakta yang sebenarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah serta perlunya ruang klarifikasi bagi semua pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut.

Di sisi lain, sejumlah masyarakat berharap agar permasalahan serupa dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik antara perusahaan pembiayaan dan konsumen. Dengan demikian, setiap persoalan dapat ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih membuka ruang klarifikasi guna memberikan informasi yang lebih lengkap kepada publik terkait kronologi dan mekanisme penarikan kendaraan tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk menyaring informasi yang beredar serta mengedepankan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan (red)