KM INTIM TERATAI, Rute Obi-Bacan-Ternate Mengalami Kandas Di Perairan Pulau Makian
HALSEL, Harian-Timur.com Suasana pagi di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan provinsi maluku Utara mendadak heboh setelah sebuah kapal penumpang KM INTIM TERATAI yang melayani rute Obi Kupal Ternate mengalami kecelakaan laut, Selasa dini hari.
Informasi awal diterima anggota Polsek Pulau Makian sekitar pukul 06.30 WIT dari masyarakat Desa Sebelei melalui sambungan telepon. Warga melaporkan adanya kapal yang diduga menabrak karang di sekitar perairan desa saat tengah melakukan pelayaran dari Bacan menuju Ternate.
Berdasarkan uraian singkat kejadian, kecelakaan diduga dipicu oleh adanya korsleting atau kerusakan pada bagian mesin kapal. Akibat gangguan tersebut, kapal tidak dapat dikendalikan secara maksimal hingga akhirnya menghantam karang di perairan sekitar Desa Sebelei.
Situasi sempat menegangkan ketika sejumlah penumpang panik dan memutuskan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka berenang menuju daratan guna meminta pertolongan kepada warga setempat. Aksi cepat para penumpang ini menjadi titik awal penyelamatan yang lebih luas.
Mendengar laporan tersebut, masyarakat Desa Sebelei menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang tinggi. Warga secara spontan berbondong-bondong menuju pantai untuk membantu proses evakuasi. Dengan perahu kecil dan alat seadanya, masyarakat membantu mengevakuasi para penumpang ke daratan dengan selamat.
Tak lama berselang, personel Polsek Pulau Makian turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta memastikan kondisi seluruh penumpang. Aparat kepolisian kemudian mengarahkan para penumpang ke Gedung Serba Guna Desa Sebelei sebagai lokasi penampungan sementara.
Dalam insiden ini dipastikan tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan dalam kondisi selamat. Meski demikian, beberapa penumpang dilaporkan mengalami syok ringan akibat kepanikan saat kejadian berlangsung.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa terus melakukan pendataan jumlah penumpang serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut, termasuk evaluasi kondisi kapal yang mengalami kerusakan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mesin dan kelayakan kapal sebelum berlayar, terutama pada rute-rute laut yang menjadi jalur utama transportasi masyarakat Maluku Utara.
Respons cepat masyarakat Desa Sebelei patut diapresiasi. Tanpa menunggu lama, mereka bergerak membantu sesama, membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta menunggu informasi resmi lanjutan terkait penanganan kapal dan proses perjalanan penumpang selanjutnya. (Red)






