Noce Totononu,  Pemuda Lokal (Bobo Fluk)  tidak hanya sebagai pekerja NonSkil tetapi harus juga menduduki posisi strategis pada level manajemen  

IMG-20250820-WA0012

HALSEL, Hariantimur com. Kepala Dinas Ketenagakerjaan kabupaten Halmahera Selatan Provinsi maluku utara Noce Totononu, menegaskan PT Karya Tambang Sentosa (KTS) wajib membuka jalan karir bagi pemuda Bobo dan Fluk . Bukan hanya buruh kasar, kata Noce, tapi hingga posisi staf, supervisor, bahkan manajer.

“Anak-anak muda kita tidak boleh hanya jadi penonton. Perusahaan harus memberi ruang hingga level pimpinan,” ujar Noce dalam pertemuan terbuka bersama warga dan manajemen KTS di Desa Bobo, Kamis, 14 Agustus 2025.

Selain soal rekrutmen, Noce merinci enam poin penting yang menjadi atensi kepada KTS antara lain, dukungan rumah ibadah, prioritas tenaga kerja lokal, penguatan ekonomi lewat pertanian dan perikanan, layanan kesehatan layak, beasiswa pendidikan, serta komitmen lingkungan dan AMDAL. “Ini bukan pilihan, tapi kewajiban. Kalau ingin diterima masyarakat, KTS harus menjawab semuanya secara nyata,” katanya.

Direktur Utama PT KTS menyatakan terbuka. “Putra-putri terbaik Bobo dan Fluk bisa berkompetisi menempati posisi strategis. Tidak menutup kemungkinan menjadi manajer,” ujarnya.

Noce juga meluruskan polemik seputar PT Intim Mining Sentosa (IMS). Ia memastikan perusahaan itu sah secara hukum. “Semua prosedur telah dipenuhi. Jadi tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan,” katanya.

Ia menutup dengan pesan kepada pemuda Bobo: kritis boleh, tapi siapkan kapasitas diri. “Perusahaan hadir untuk memberi peluang. Tinggal bagaimana anak-anak muda mengambil kesempatan itu,” ujarnya.