Puluhan massa Aksi Kembali Geruduk kantor  PT. Harita grup

Oplus_131072

Oplus_131072

Ternate, HarianTimur. Ratusan Aliansi peduli soligi mengelar aksi jilid II di depan kediaman gubernur Maluku Utara Serly Tjoanda untuk menuntut pertanggungjawaban Dari pemerintah Maupun PT. Harita Grup yang beroperasi Nickel di Pulau obi, dan  juga Segera mengevaluasi dinas lingkungan hidup provinsi Maluku Utara, Senin 30/06/2025

Karna ini ada kaitannya dengan peristiwa banjir yang terjadi di desa soligi kecamatan Obi selatan kabupaten Halmahera Selatan seharusnya pemerintah provinsi dan daerah, kembali melihat UU nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup dan juga menuntut pemerintah provinsi Maluku Utara untuk memberikan ketegasan kepada PT Harita grup untuk tidak mengkerut aliran sungai yang ada di desa soligi,

Massa aksi bergerak menuju rute selanjutnya yakni ke kantor cabang PT harita grup yang berada di kelurahan Kalumata kecamatan Ternate Selatan  Namun setibanya di depan kantor cabang PT. Harita grup massa aksi langsung di hadang ole pihak security dan juga pihak kepolisian, Maluku utara

terjadi adu mulut antara massa aksi dan juga pihak Security yang bertugas di kantor cabang PT. Harita grup karena tidak mengizinkan massa aksi untuk masuk ke dalam pagar namun kekurangan massa sehingga massa aksi meminta kepada pihak security untuk memberitahukan kepada pihak harita untuk bertemu dengan massa aksi tetapi pihak security Engan untuk menyampaikan permintaan masa aksi tersebut

Ardianto selaku koordinator lapangan (KORLAP) mengatakan bahwasanya aksi hari ini bukan aksi pertama kalinya melainkan aksi ini adalah aksi keduakalinya mengingat karna tuntutan kita tidak di respon waktu aksi jilid pertama ole pihak PT. Harita grup

Ia, juga mengaku bahwa memang betul kemarin ada pemberian sembako yang di lakukan oleh PT Harita grup dan juga PEMDA Halsel untuk masyarakat yg mengalami banjir tapi  maksud tuntutan kami bukan hanya mengenai sembako tapi bagaimana PT Harita grup berupaya untuk mencegah jangan sampai terjadi banjir lagi seperti kemarin  ya sala satunya harus merenovasi ulng tanah yang ada di kilo tiga dan juga harus membangun Bronjong / suwering sepanjang sungai.(Icl/red)