Jalan Lapen Loleojaya–Loleo Mekar Tak Sampai Desa, Warga Datangi Kantor Camat
HALSEL, Harian-Timur.com Sejumlah warga Desa Loleo Mekar, Kecamatan Kasiruta Timur (KASTIM) kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mendatangi Kantor Camat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempertanyakan pembangunan jalan lapen yang menghubungkan Desa Loleojaya menuju Desa Loleo Mekar.
Kedatangan warga tersebut dipicu oleh pembangunan jalan yang dinilai belum sampai ke wilayah Desa Loleo Mekar. Kondisi itu membuat masyarakat mempertanyakan realisasi pekerjaan, terutama karena sebelumnya mereka mengaku mengetahui bahwa pengukuran ruas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Halsel dilakukan hingga ke Desa Loleo Mekar.
Sejumlah warga Desa Loleo Mekar mengatakan, kedatangan mereka ke kantor camat bertujuan meminta penjelasan mengenai pembangunan jalan yang seharusnya dapat memberikan akses hingga ke desa mereka.
“Kami masyarakat tahu bahwa jalan aspal Loleojaya menuju Loleo Mekar itu sampai di torang. Kenapa saat pembangunan jalan so tidak sampai?” jelasnya.
Menurut warga, persoalan tersebut menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat. Sebab, sebelum pekerjaan dimulai, masyarakat mengaku melihat adanya proses pengukuran ruas jalan oleh pihak Dinas PU yang disebut-sebut mencakup wilayah Desa Loleo Mekar.
“Waktu Dinas PU turun ukur, itu jalan sampai di torang. Kong pekerjaan so tara sampai. Ini kan aneh,” ungkap warga tersebut.»
Masyarakat menilai pembangunan infrastruktur jalan tidak semestinya berhenti sebelum mencapai titik yang sebelumnya telah menjadi bagian dari perencanaan maupun pengukuran pekerjaan.
Bagi warga Desa Loleo Mekar, keberadaan akses jalan yang layak sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jalan bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi akses utama masyarakat dalam membawa hasil perkebunan, mendapatkan pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta menghubungkan masyarakat dengan desa-desa lainnya.
Karena itu, warga berharap persoalan tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi di tingkat kecamatan. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui instansi teknis terkait segera memberikan penjelasan terbuka mengenai status pembangunan jalan tersebut.
Masyarakat juga meminta agar dilakukan pengecekan kembali terhadap dokumen perencanaan, titik awal dan akhir pekerjaan, volume pekerjaan, serta hasil pengukuran yang sebelumnya dilakukan di lapangan.
Warga menegaskan, apabila ruas jalan Loleojaya menuju Loleo Mekar memang masuk dalam perencanaan pembangunan, maka pekerjaan tersebut diharapkan dapat diselesaikan hingga mencapai Desa Loleo Mekar sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan masyarakat.
Mereka pun meminta perhatian langsung Bupati Halmahera Selatan agar pembangunan jalan lapen Loleojaya–Loleo Mekar dapat dituntaskan.
“Kami minta kepada Bupati supaya jalan ini dibangun sampai ke Desa Loleo Mekar. Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan janji, sementara akses jalan yang sangat dibutuhkan tidak selesai,” harap warga.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi pembangunan sekaligus memastikan tidak ada bagian masyarakat yang terabaikan dalam pembangunan infrastruktur dasar.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Halmahera Selatan maupun Pemerintah Kecamatan terkait alasan pembangunan jalan tersebut belum mencapai Desa Loleo Mekar.
Masyarakat berharap pemerintah dapat segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat serta memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan, anggaran, dan kebutuhan publik.(red)





