Polres Halsel Police line Tambang Ilegal Kusubibi Diduga Formalitas Para Penambang Terus Beraktifitas.
HALSEL, Police line yang telah dilakukan oleh polres Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Di tambang emas ilegal Desa Kusubibi Kecamatan Bacan Timur, diduga hanya formalitas untuk menjalankan perintah Kapolda Malut.
Nyatanya, sejak polres Halsel secara resmi melakukan penertiban tambang ilegal di Desa Kusubibi, dan memasang police line sejak tanggal 23 April 2025.
Berdasarkan pantauan media ini diDesa Kusubibi beberapa hari lalu, Terlihat jelas, para penambang masih terus melakukan aktifitas penambangan tanpa izin (Peti) yakni penggalian, penampungan, memanfaatkan, pengangkutan, penjualan mineral dan/atau batubara yang tidak memiliki IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin berlokasi di Desa Kusubibi.
Sebagimana di maksud dalam pasal 158 Jo pasal 35 da atau pasal 161 Jo pasal 35 Ayat (3) huruf c dan g UU Nomor 4 tahun 2009 tentang penambangan Mineral dan Batubara, sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 3 tahun 2020.
Semntra itu nama-nama diduga kuat pelaku pengusaha tromol, rendaman dan tong yang melakukan aktifitas tambang PETI di Desa Kusubibi, Li, Riko, Arois, Uti, Ibra, Sam, Awi, serta puluhan pengusaha penambang lainnya yang belum diketahui identitasnya.
Beberapa warga Kusubibi kepada Media ini yang tidak mau dikorankan namanya mengakui bahwa aktifitas penambangan emas PETI yang dilakukan oleh puluhan pengusaha di desa tersebut di ketuai oleh saudara Busran, meski tambang telah di Police line, dengan sengaja melakukan aktifitas namun rupanya di balik kesengajaan itu ada jatah pembagian bagi oknum APH sehingga aktifitas mulus dan berjalan lancar tanpa ada pencegahan oleh pihak kepolisian, polres Halsel
“Setelah tambang emas ilegal itu di pasang police line oleh polres Halsel, seluruh penambang Kusubibi di ketuai oleh Busran sebagai ketua yang memegang uang cabutan yang akan di setor ke oknum APH dengan tujuan agar para pelaku pengusaha tidak akan di proses hukum walaupun ada pemberitaan ke publik,” Ungkap Warga
Terpisah salah satu pengusaha rendaman atas nama LI di komfirmasi, media ini Ia mengakui memang adanya aktifitas pengolahan rendaman tromol selalu beroperasi
Terkecuali cuman saya sandri yang beraktivitas banyak skali yang aktifitas termasuk di tromol juga setiap malam aktifitas. singkat LI.(Red)






