Upah Pekerja Pemasangan ACP Menara Masjid Raya Labuha Belum Dibayar Sejak 2024, Pekerja Ancam Bongkar Hasil Pekerjaan
Masjid Raya Labuha
HALSEL, Harian-Timur.com Seorang pekerja pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP) pada empat menara Masjid Raya Labuha mengaku hingga kini belum menerima pembayaran upah kerja dari pihak kontraktor, meski pekerjaan tersebut telah diselesaikan sejak tahun 2024.
Salah satu pekerja yang mengaku bernama Pian mengatakan, total upah yang belum dibayarkan oleh kontraktor bernama Oman mencapai sekitar Rp83.790.000. Menurutnya, hingga memasuki tahun 2026, pembayaran tersebut tak kunjung direalisasikan.
Saat ditemui redaksi Harian-Timur.com, Senin (3/8/2026), Pian mengaku kecewa karena sudah menunggu selama bertahun-tahun tanpa ada kepastian dari pihak kontraktor.
“Kami sudah berulang kali menghubungi kontraktor untuk menanyakan hak kami, tetapi telepon maupun upaya komunikasi yang dilakukan tidak pernah mendapat respons,” ujarnya.
Pian mengaku dirinya bersama rekan-rekan pekerja hanya menginginkan hak mereka segera dibayarkan sesuai kesepakatan. Menurutnya, berbagai upaya persuasif telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.
Ia bahkan menyatakan, apabila dalam waktu dekat upah mereka tetap tidak dibayarkan, dirinya bersama para pekerja akan mempertimbangkan melakukan aksi dengan membongkar kembali pemasangan ACP pada empat menara Masjid Raya Labuha sebagai bentuk protes atas belum dipenuhinya hak mereka.
“Kami hanya meminta hak kami dibayarkan. Kalau terus diabaikan, kami akan mengambil langkah sesuai yang telah kami sepakati bersama,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor yang disebut bernama Oman belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi. Redaksi masih berupaya menghubungi yang bersangkutan untuk memperoleh penjelasan.(Red)






