Ketua BARAH Soroti Dugaan Hilangnya Dana Nasabah Rp400 Juta di BNI Labuha Minta Kasus Diusut Tuntas
Foto Harian-Timur. Com
HALSEL, Harian-Timur.com Kasus dugaan hilangnya dana sebesar Rp400 juta milik seorang nasabah Bank BNI Cabang Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terus menjadi perhatian publik.
Sebelumnya, seorang nasabah bernama Yeni mengaku kehilangan dana sebesar Rp400 juta dari rekeningnya. Peristiwa tersebut sempat memicu perdebatan antara nasabah dan pihak bank ketika Yeni mendatangi kantor BNI Cabang Labuha untuk meminta penjelasan atas transaksi yang dipersoalkan.
Menanggapi hal itu, Ketua Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH), Adi Hi. Adam, turut angkat bicara. Pria yang akrab disapa Adi Ngelo itu menyatakan bahwa kasus tersebut perlu diusut secara menyeluruh dan transparan.
Menurut Adi, dugaan hilangnya dana nasabah dalam jumlah besar tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa. Ia menduga terdapat praktik yang merugikan nasabah dan meminta agar seluruh proses transaksi diperiksa secara terbuka.
“Jika benar ada dana nasabah yang hilang hingga ratusan juta rupiah, maka kasus ini harus diusut tuntas. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan menurun akibat dugaan kasus seperti ini,” ujar Adi.
Ia juga mendesak pihak Bank BNI Cabang Labuha untuk memberikan penjelasan resmi kepada publik serta bersikap kooperatif dalam menyelesaikan pengaduan nasabah, termasuk apabila diperlukan membuka data dan rekaman CCTV sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, Adi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan dan penyelidikan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam kasus tersebut.(Red)






