Polisi Line Jadi Pajangan? Tambang Emas Ilegal Manatahan Obi Barat Kembali Telan Korban Meninggal”
Korban Di Tambang Emas Ilegal Desa Manatahan
HALSEL, Harian-Timur.com Aktivitas tambang emas ilegal di Desa Manatahan, Kecamatan Obi Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, kembali menelan korban jiwa. Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang nyawa melayang akibat pembiaran tambang ilegal yang terus beroperasi meski telah berulang kali diperintahkan untuk ditutup.
Tambang ilegal tersebut sebelumnya sudah diperintahkan berhenti oleh pemerintah daerah, bahkan telah dilakukan pemasangan garis polisi (police line). Namun ironisnya, instruksi penutupan itu diduga tidak diindahkan, dan aktivitas tambang tetap berjalan seolah kebal hukum.
Akibat pembangkangan tersebut, satu orang pekerja tambang emas ilegal dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah di dalam lubang tambang saat sedang bekerja. Korban tidak sempat diselamatkan karena kondisi lubang yang labil dan minim standar keselamatan.
“Tambang itu sudah dilarang, sudah dipasang police line, tapi masih juga beroperasi. Sekarang makan korban lagi,” ungkap sumber media ini dengan nada kesal.
Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat. Mereka menilai ada kelalaian serius dan pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal yang jelas-jelas membahayakan nyawa manusia dan merusak lingkungan.
Masyarakat dan sumber terpercaya mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Halmahera Selatan, untuk segera bertindak tegas dengan menangkap dan memproses hukum para pelaku, termasuk pihak-pihak yang diduga melanggar instruksi pemerintah dan menerobos police line.
“Kalau sudah dilarang tapi masih jalan, lalu sampai ada yang meninggal, itu bukan lagi pelanggaran biasa. Ini kejahatan yang merenggut nyawa,” tegas sumber tersebut.
Warga juga meminta agar peran pemerintah desa setempat ikut diperiksa, karena dinilai gagal menjalankan dan mengawasi kebijakan penutupan tambang ilegal di wilayahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Halmahera Selatan maupun pemerintah daerah terkait langkah hukum yang akan diambil pasca jatuhnya korban jiwa tersebut.
Harian-Timur.com akan terus mengawal kasus ini dan berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi serta memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya.(Jul/red)





