Warga Kusubibi Bantah Pernyataan Pj Kades Soal Air Bersih, Hingga Kini Masih Mengambil Air di Kali

22a7d0f7-83a0-439f-8b71-b24f73503217

Pipa Air Bersih Desa Kusubibi yang tergeletak Di Jalan

HALSEL, Harian-Timur.com Pernyataan Penjabat (Pj) Kepala Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terkait masyarakat yang disebut telah menikmati fasilitas air bersih menuai pertanyaan dari sejumlah warga setempat.

Pernyataan Pj Kepala Desa Kusubibi yang sebelumnya diberitakan sejumlah media online tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi yang dialami masyarakat. Pasalnya, hingga saat ini sejumlah warga mengaku masih kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut keterangan warga, mereka masih harus mengambil air di kali dengan menggunakan kendaraan ojek maupun gerobak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Kami masyarakat Kusubibi sampai saat ini belum menikmati air bersih seperti yang disampaikan Pj Kepala Desa. Untuk kebutuhan sehari-hari, kami masih mengambil air di kali menggunakan ojek dan gerobak,” ungkap salah seorang warga.

Tak hanya mempertanyakan realisasi fasilitas air bersih, sejumlah warga juga mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan sarana air bersih tersebut diduga bersumber dari pendapatan potensi desa melalui aktivitas pengambilan material bijih emas, bukan dari Anggaran Dana Desa.

Warga pun mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran serta realisasi pembangunan fasilitas air bersih yang diklaim telah dinikmati masyarakat.

Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui instansi terkait segera melakukan peninjauan langsung ke Desa Kusubibi guna memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menelusuri sumber dan penggunaan anggaran pembangunan fasilitas tersebut.

Masyarakat meminta agar pemerintah desa tidak sekadar menyampaikan keberhasilan pembangunan melalui pemberitaan, tetapi memastikan fasilitas air bersih benar-benar tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga.

Hingga berita ini disusun, Pj Kepala Desa Kusubibi belum memberikan tanggapan atas keterangan sejumlah warga tersebut. Harian-Timur.com masih berupaya memperoleh klarifikasi mengenai sumber anggaran, progres pembangunan, dan wilayah yang telah mendapatkan pelayanan air bersih. (Red)