Satu Hektare Lahan Warga di Wayamiga Terbakar, TNI dan Damkar Berjibaku Padamkan Api Selama Berjam-jam
HALSEL, Harian-Timur.com Kebakaran hebat melanda lahan milik warga di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, Sabtu (26/9/2026) sore. Kobaran api yang dengan cepat meluas akibat kondisi lahan kering dan tiupan angin menghanguskan sekitar satu hektare lahan milik warga bernama Doni.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIT tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat setempat. Beruntung, kesigapan warga bersama personel TNI dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Halmahera Selatan berhasil mengendalikan api sebelum merambat lebih jauh.
Serma Ferdy bersama istrinya dan sejumlah warga menjadi pihak yang pertama melakukan upaya pemadaman secara manual. Melihat kobaran api yang semakin membesar, Serma Ferdy segera melaporkan kejadian tersebut kepada Komandan Kodim (Dandim) 1509/Labuha, Letkol Inf. Syamsul, S.I.P.
Menerima laporan itu, Dandim langsung berkoordinasi dengan jajaran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 867/Satria Manggasa untuk mengerahkan personel dan membantu mempercepat penanganan kebakaran.
Sekitar pukul 17.45 WIT, personel gabungan mulai melakukan pemadaman secara intensif. Mereka terdiri atas Serma Ferdy selaku Batih Pers Kodim 1509/Labuha, Koptu Mario selaku Babinsa Koramil 1509-01/Bacan, personel Yon TP 867/Satria Manggasa, petugas Damkar, serta masyarakat setempat.
Upaya pemadaman turut didukung satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air milik Yon TP 867/Satria Manggasa.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari masyarakat di sekitar lokasi, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang oleh seseorang saat hendak menuju kebun.
Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama kebakaran dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Kondisi lahan yang mengering akibat musim kemarau menjadi salah satu faktor yang diduga mempercepat penyebaran api. Rumput kering dan ranting yang mudah terbakar, ditambah hembusan angin cukup kencang, menyebabkan kobaran api dengan cepat meluas hingga menghanguskan sekitar satu hektare lahan.
Sebanyak 19 Personel Gabungan Dikerahkan
Sedikitnya 19 personel gabungan diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Mereka terdiri atas delapan personel Damkar Kabupaten Halmahera Selatan, empat personel Kodim 1509/Labuha, dan tujuh personel Yon TP 867/Satria Manggasa.
Bersama masyarakat, personel gabungan berjibaku melakukan pemadaman guna mencegah api merambat ke lahan lainnya.
Setelah melalui upaya pemadaman selama beberapa jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIT. Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan kondusif.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sekitar satu hektare lahan milik warga dilaporkan hangus terbakar. Nilai kerugian material akibat kebakaran belum diketahui.
Warga Diimbau Waspada Kebakaran Selama Musim Kemarau
Peristiwa kebakaran di Desa Wayamiga menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau.
Masyarakat diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah di sekitar lahan kering, ataupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.
Sinergi antara masyarakat, Kodim 1509/Labuha, Yon TP 867/Satria Manggasa, dan Damkar Kabupaten Halmahera Selatan dalam penanganan kebakaran tersebut menunjukkan pentingnya respons cepat dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat.
Berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan dan tidak dilaporkan meluas ke area lainnya. Hingga berakhirnya proses pemadaman, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.(Red)






